STKIP PGRI PACITAN MENYAMBUT BULAN ROMADHON

Share

berdoa

Marhaban ya romadhon, syukur terucap di lubuk hati terdalam bagi seluruh umat muslim didunia menyambut datangnya bulan suci romadhon 1435 H.  Hal ini juga tidak terkecuali bagi seluruh civitas akademika STKIP PGRI Pacitan dalam menghiasi datangnya bulan yang suci ini. Rentetan kegiatan dipersiapkan mulai dari kultum kampus, tadarus Al-qur’an, buka bersama, pembayaran zakat fitrah, penerimaan zakat fitrah, dan peringatan nuzulul Qur’an.

Kultum kampus dilaksanakan setiap selesai shalat ashar di masjid kmpus. Diawali oleh Ketua STKIP PGRI Pacitan, Bapak Dr. H. Maryono, M.M dan para dosen yang ditunjuk untuk menyampaikan kultum, sebut saja seperti Bapak Sujarno, M. Pd, Sugeng Suryanto, M. Pd, Achrori, M. SI, Dalud Daeka, M. Pd, Jiyanto, M. Pd, Mukodi, M. SI, Edi Irawan, M. Pd, Afid Burhanuddin, M. Pd, Arif Musthofa, M. Pd, Bakti Sutopo, M.A, Wisnu Cahyono, M. Pd. Kultum dilaksanakan untuk memberikan pencerahan rohani mahasiswa dan wahana tablig wawasan agama bagi sesama, demi mendapatkan pahala dibulan romadhon.

Selain itu, setelah proses perkuliahan selesai dan dihari tenang menuju ujian akhir semester genap, suasana kampus yang lengang dihiasi dengan tadarus Al-Qur’an tiap malamnya sehingga nampak suasana yang khas dibulan suci ini dan menjadi semakin bermakna dengan diadakanya buka bersama seluruh civitas akademika, sebagaimana manfaat buka bersama sabda Rosullulloh SAW dalam hadits riwayatkan oleh At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad, dengan sanad yang shahih menurut al-Albani. Rasululloh Sholallohu’alaihi wasallam bersabda, Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.

Rantai kegiatan di kampus selanjutnya adalah pembayaran dan penerimaan zakat fitrah yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa serta peringatan nuzulul Qur’an. “Warga kampus sangat memaknai kedua hal tersebut sebagaimana seluruh masyarakat muslim pada umumnya. Banyak sekali esensi filosofis yang terkandung didalamnya dan segi kemanfaatanya” demikian kata Mukodi, M. S.I, kepala LPPM STKIP PGRI Pacitan. ‘Orang tidak tahu jika dirinya tidak tahu’, banyak sekali orang-orang diluar memandang zakat fitrah dari satu tinjauan hukum fardu’ain atas semua umat islam. Namun dari segi sosiologis, seseorang dengan zakat fitrah telah memberikan hak para mustahiq untuk ikut merayakan hari kemenangan dihari fitri dengan diberikanya penguatan dari segi material dan meningkatkan rasa persaudaraan sesama muslim dari segi spiritualnya.Sedangkan Nuzulul Qur’an yang diperingati umat muslim setiap tanggal 17 Romadhon, memiliki esensi untuk saling bertafakkur ‘back to holy Qur’an’betapa banyak ilmu pengetahuan yang terdapat didalamnya dan dan anjuran untuk terus belajar, sehingga peringatan ini tentunya mendorong  warga kampus untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi demi tujuan ibadah dan maslahat umat manusia.


Share

You may also like...